JURNAL PENUTUPAN, JURNAL PEMBALIK DAN JURNAL KHUSUS


JURNAL PENUTUPAN, JURNAL PEMBALIK DAN JURNAL KHUSUS
MAKALAH AKUNTANSI
Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Pengantar Akuntansi




Oleh:
Riyan Rahmat Ridwan :       153401026        

PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SILIWANGI
2015





























A. JURNAL PENUTUP.
Jurnal Penutup adalah ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening-rekening nominal/sementara. Yaitu:
  1. Pada akhir periode akuntansi jurnal penutup membantu kelancaran untuk pencatatan akuntansi selanjutnya dengan menutup saldo perkiraan biaya dan pendapatan.
  2. Jurnal penutup merupakan ikhtisar dari perkiraan biaya dan pendapatan.
Akibat penutupan ini maka rekening–rekening ini pada awal periode akuntansi saldonya nol.
Terdapat 4 (empat) jurnal penutup yang harus dibuat yaitu:
  1. Menutup rekening Pendapatan
Rekening
Debet
Kredit
Pendapatan
Ikhtisar Rugi/Laba
Xxx

xxx

  1. Menutup rekening Beban
Rekening
Debet
Kredit
Ikhtisar Rugi/Laba
Beban
xxx

xxx

  1. Menutup rekening Ikhtisar Rugi/Laba
Rekening
Debet
Kredit
Ikhtisar Rugi/Laba
Modal
xxx

xxx





  1. Menutup rekening Prive
Rekening
Debet
Kredit
Modal
Prive
xxx

xxx

CONTOH
Berikut adalah data laporan Rugi laba suatu perusahaan:
Pendapatan…………………………………………………….
Beban telepon……………………………………………
Beban asuransi……………………………………………
Beban depresiasi……………………………………………
Beban gaji..……………………………………………………
Rp. 12.900.000,-
Rp. 1.000.000,-
Rp. 250.000,-
Rp. 9.000.000,-
Rp. 2.000.000,-
















Jurnal penutup yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi adalah sebagai berikut:
JURNAL PENUTUP
Rekening
Debet
Kredit
Menutup Pendapatan:

Pendapatan
Ikhtisar Rugi/Laba


12.900.000



12.900.000

Menutup Beban:

Ikhtisar Rugi/Laba
Beban telepon
Beban asuransi
Beban depresiasi
Beban gaji



12.250.000




1.000.000
250.000
9.000.000
2.000.000
Menutup Ikhtisar Rugi/Laba:

Ikhtisar Rugi/Laba
Modal


650.000



650.000
Tujuan Jurnal Penutup

Adapun Tujuan dan Fungsi Jurnal Penutup disusun diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Untuk memisahkan transaksi akun pendapatan dan beban tidak bercampur aduk dengan jumlah nominal dari pendapatan dan beban pada tahun selanjutnya
  • Guna menyajikan neraca awal periode berikutnya stelah dilaksanakan penutupan buku
  • Agar mempermudah jika dilaksanakan pemeriksaan karena telah dilakukan pemisahan transaksi yang terjadi di periode sebelumnya dengan transaksi-transaksi pada periode akuntansi selanjutnya
  • Untuk menyajikan informasi keadaan yang sebenarnya (riil) suatu perusahaan setelah dilakukan penutupan buku (jurnal penutup). laporan keuangan hanya akan memperlihatkan tentang akun yang sesungguhnya (riil) saja. yang terdiri atas harta, kewajiban dan ekuitas
Fungsi jurnal   penutup :

a. Menghitungjumlah laba/rugi dari akun pendapatan dan beban.

b. Memindahkan (menolkan) saldo akun sementara ke akun modal untuk pencatatan periode berikutnya.

c. Menghitung modal akhir periode.











 B. JURNAL BALIK (REVERSING ENTRIES).
Jurnal balik adalah jurnal yang dibuat pada awal periode sebagai kebalikan dari sebagian jurnal penyesuaian pada akhir periode sebelumnya. Jurnal ini bersifat opsional namun jika dilakukan memberikan manfaat. Tidak semua ayat jurnal penyesuaian dilakukan reversing entries. Jurnal penyesuian yang dibalik adalah:
  1. Hutang biaya
  2. Piutang Pendapatan
  3. Pendapatan Diterima Dimuka jika digunakan pendekatan pendapatan
  4. Biaya Dibayar Dimuka jika digunakan pendekatan beban (biaya)
Untuk memudahkan pemahaman, berikut ini disajikan ikhtisarnya saja sebagai berikut:

No.
Jenis AJP
Ayat Jurnal Penyesuaian
Jurnal Balik
1.
Hutang Biaya
Biaya Gaji
Hutang Gaji
100

100
Hutang Gaji
Biaya Gaji
100

100
2.
Piutang Bunga
Piutang Bunga
Pendapatan Bunga
150

150
Pendapatan Bunga
Piutang Bunga
150

150
3.
Pendapatan Diterima Dimuka
Pendapatan Tiket
Pendapatan Tiket DD
200

200
Pendapatan Tiket DD
Pendapatan Tiket
200

200
4.
Biaya Dibayar Dimuka
Sewa Dibayar Dimuka
Beban Sewa
900

900
Beban Sewa
Sewa Dibayar Dimuka
900

900







C. JURNAL KHUSUS
  1. A. PENDAHULUAN
Pada pelajaran yang lalu telah dipelajari jurnal dengan dua kolom, yang disebut juga sebagai Jurnal Umum (General Journal).
Jurnal ini dipakai untuk mencaatat semua transaksi yang terjadi.
Bagi perusahan besar dimana transaksi yang terjadi berulang ulang , pemakaian saatu jurnal tidaklah praktis daan tidak efisien.
Maka perlu dipakai jurnal bentuk lain yaitu Jurnal Khusus (Spesial Journal).
Dengan jurnal khusus dapat diadakan pembagian tugas, misalnya pencatatan pembelian dilakukan oleh satu orang pencatatan penjuaalan dilakukan oleh satu orang, begitu juga pencatatan penerimaan atau pengeluaran uang tunai. Disaamping itu pada  mjurnal khusus dapat disediakan kolom untuk rekening-rekening yang perubahannya berulang-ulang , sehingga pencatatannya cukup dengan menuliskan jumlah (angka) pdaa kolom rekening yang sesuai.
Maka dengan dipakainya jurnal khusus akan tercapai efisiensi dan pencatatannya lebih praktis.
  1. B. JENIS-JENIS JURNAL KHUSUS
Setiap perusahaan secara bebas dapat menemukan jurnal khusus yaang akan dipergunakan.
Untuk menentukan jurnal khusus yaang akaan dipakai, terlebih dahulu perusahaan mengadakan inventarisasi jenis transaksi yaang terjadinya berulang-ulang.
Jenis-jenis jurnal khusus yang dapat dipergunakan antara lain :
  1. Jurnal pembelian (Purchase Journal).
  2. Jurnal Pengeluaran kas (Cash disbursement journal)
  3. Jurnal penjualan ( Sales journal )
  4. Jurnal penerimaan kas ( Cas Receipt Journal )
  5. Jurnal umum ( General journal )
Jika sering teradi penerimaan kembali barang yang di jual dan penerimaan kembali barang yang dibeli , dapat disediakan jurnal retur penjualan dan jurnal retur pembelian.



Contoh Soal :
Selama bulan januari PD Tommy terjadi transaksi-transaksi sbb.
Jan 2.  Dibeli barang dagangan dari PT Indofood sebesar Rp 10.000.000,00 dengan nomor faktur 120, syarat 3/15, n/30.
3.  Dibeli barang dagangan dari PD Hijau sebesar Rp 1.500.000,00 tunai
4. Dijual barang dagangan kepada PD Michu sebesar 2.500.000,00 dengan nomor faktur 221 syarat 2/10, n/30.
5.Diterima pengembalian barang dagangan dari PD Michu sebesar Rp 500.000,00 karena barang tidak sesuai dengan pesanan
6.Dijual barang dagangan kepada PD Sukma Rp 1.000.000,00 tunai
7.Dijual barang dagang kepada PD Melati sebesar Rp 2.000.000,00 dengan syarat EOM nomor faktur 225
8.Diterima pelunasan dari PD Melati sebesar Rp 1.000.000,00
9.Dibayar beban listrik dan telepon bulan ini sebesar Rp 250.000,00
10.Dibayar semua hutang kepada PT Indofood
11.Diterima sisa piutang dari PD Melati
12.Diterima pendapatan bunga dari Bank ABC sebesar Rp 150.000,00
13. Dijual barang dagangan kepada PD Bara sebesar Rp 2.500.000,00 dengan syarat 2/10, n/30 nomor faktur 229
14.Dijual peralatan kantor bekas sebesar Rp 500.000,00 kepada PD Michu
15.Dibeli barang dagangan dari PT Batin sebesar Rp 5.000.000,00 dengan syarat 3/15, n/30 nomor faktur 121
16.Dijual barang dagangn kepada PD Sukma sebesar Rp 500.000,00 dengan nomor faktur 230 dengan syarat EOM
Dit: Catat transaksi PD Tommy tersebut ke dalam jurnal khusus!
Jawab :
Jurnal Pembelian (dalam ribuan rupiah)
Tgl
No Faktur
Akun yang dikredit
Ref.
Termin
Pembelian (D) Utang Dagang (K)
Jan
‘09
2
120
PT Indofood
3/15, n/30
10.000
15
121
PT Batin
3/15, n/30
5.000



Jurnal pengeluaran kas (dalam ribuan rupiah)
Tgl
No. cek
Akun yang didebet
Ref
Utang dgg (D)
Pembe-lian (D)
Serba-serbi (D)
Pot pemb (K)
Kas (K)
Akun
Ref
Jml
Jan
‘09
3
Pembelian tunai
1.500
1.500
9
Beban listrik dan tlp
Beban listrik dan tlp
250
250
10
PT Indofood
10.000
300
9.700

Jurnal penjualan (dalam ribuan rupiah)
Tgl
No Faktur
Akun yang didebit
Ref.
Termin
Piutang dagang (D) Penjualan (K)
Jan
‘09
4
221
PD Michu
2/10, n/30
2.500
7
225
PD Melati
EOM
2.000
13
229
PD Bara
2/10, n/30
2.500
16
230
PD Sukma
EOM
500

Jurnal penerimaan kas (dalam ribuan rupiah)
Tgl
Akun yang dikredit
Ref
Kas  (D)
Potongan Penjln(D)
Penjualan (K)
Piutang Dgg (K)
Serba-serbi (K)
Akun
Ref
Jml
Jan
‘09
6
Penjulan tunai
1.000
1.000
8
PD Melati
1.000
1.000
11
PD Melati
1.000
1.000
12
Pendapatan bunga
150
Pendapatan bunga
150
14
Penj. Peral kantor
500
Penjualan peral kantor
500

Jurnal umum (dalam ribuan rupiah)
Tgl
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Jan
‘09
5
Retur penjualan dan potongan harga
Piutang dagang (PD Michu)
500

500



0 Comments