ALKALI TANAH

BAB 1 PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Logam alkali tanah adalah kelompok unsur kimia Golongan 2 pada tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya. Oleh sebab itu kami selaku siswa ingin lebih memahami unsur – unsur kimia khususnya golongan 2 pada tabel periodik.

B.     Rumusan masalah
Untuk mengkaji makalah ini, penyusun merumuskan masalah sebagai berikut :
ü  Dapat mendeskripsikan tentang macam – macam logam alkali tanah
ü  Memberitahukan kegunaan alkali tanah
ü  Memberitahukan dampak yang ditimbulkan alkali tanah

C.    Tujuan yang ingin dicapai
ü  Menambah wawasan
ü  Memahami karakteristik, unsur – unsur penting, dan kegunaan alkali tanah, serta eksistensinya di alam

D.    Metode yang dipergunakan
Untuk melengkapi data yang diperlukan dalam penyusunan makalah ini, digunakan metode : keperpustakaan, yaitu pengambilan data melalui buku – buku, internet dan metode kuantitatif yaitu menarik kesimpulan dari informasi data yang kami peroleh
E.     Sistematika
BAB 1   : PENDAHULUAN
Pada pendahuluan berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan yang ingin diapai, dan metode yang dipergunakan serta sistemaika.
BAB II  : ISI
Dalam bab ini membahas tentang bahan yang di angkat sebagai rujukan dalam pembuatan makalah ini.
BAB III : PENUTUP
Penutup berisi kesimpulan dan saran tentang masalah – masalah yang diuraikan dalam makalah ini
  
BAB II
PEMBAHASAN
Macam – macam logam alkali tanah
Logam alkali tanah adalah kelompok unsur kimia Golongan 2 pada tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya.
Sifat logam alkali tanah
Disebut alkali tanah karena memiliki sifat – sifat seperti logam. Golongan 2 berisi logam lunak yang lebih bersifat metalik dibandingkan dengan golongan 1 dan warnanya keperakan. Logam alkali tanah mempunyai titik leleh, titik didih, dan massa jenis yang rendah, sama seperti logam alkali. Meskipun sifatnya homolog pada seluruh grup, logam Ca, Sr, Ba, dan Ra hampir sama reaktifnya dengan logam alkali. Semua unsur di golongan 2 memiliki dua elektron valensi sehingga mempunyai bilangan oksidasi +2. Hal ini memungkinkan unsur tersebut untuk dengan mudah kehilangan elektron yang meningkatkan stabilitas dan memungkinkan untuk membentuk senyawa melalui ikatan ion.
Sifat Fisik
Mempunyai sifat mengkilap dan mempunyai warna spesifik bila menyala. Sifat-sifat fisis logam seperti titik lebur, titik didih, massa jenis, dan kekerasan, logam alkali tanah lebih besar dibandingkan dengan logam alkali seperiode. Hal ini disebabkan logam alkali tanah mempunyai dua elektron di kulit terluar (2 elektron valensi) sehingga ikatan logamnya lebih kuat.




Kecenderungan sifat fisik

Sifat kimia
Dari Berilium ke Barium jari-jari atom meningkat secara beraturan . Pertambahan jari-jari menyebabkan penurunan energi ionisasi dan keelektronegatifan. Potensial elektroda juga meningkat dari Kalsium ke Barium, akan tetapi Berilium menunjukan penyimpangan (potensial elektrodanya kecil). Hal ini disebabkan oleh energi ionisasi Berilium relatif besar.
Reaksi Logam Alkali Tanah
Logam alkali tanah mempunyai reaksi yang berbeda dengan logam alkali. Ra adalah radioaktif dan tidak turut bereaksi.

ü  Reaksi dengan hidrogen
Semua logam alkali tanah bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrida logam. Berikut adalah contoh dari reaksi:

Ca (s) + H2 (g) → CaH2 (s)
ü  Reaksi dengan oksigen
Logam alkali tanah bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan oksida logam. Ini adalah contoh reaksi lain dari logam alkali tanah dengan oksigen.

Sr (s) + O2 (g) → SrO2 (s)
ü  Reaksi dengan nitrogen
Reaksi ini tidak dapat terjadi jika tidak dalam kondisi ekstrim. Sebagai contoh, suatu senyawa dapat dibuat melalui suhu sangat tinggi. Persamaan reaksinya adalah:

3Mg (s) + N2 (g) → Mg3N2 (s)
ü  Reaksi dengan halogen
Ketika bereaksi dengan halogen, logam alkali tanah akan membentuk halida logam. Persamaan reaksi kimianya adalah :

Mg (s) + Cl2 (g) → MgCl2 (s)
ü  Reaksi dengan air
Be tidak bereaksi dengan air. Hanya Mg, Ca, Sr, dan Ba yang dapat bereaksi dengan air membentuk ion hidroksida atau basa. Contoh reaksinya adalah:

Ba (s) + 2H2O (l) → Ba(OH)2 (aq) + H2 (g)



ü  Reaksi dengan Asam
Semua logam kecuali berelium dapat mereduksi air dan asam menghasilkan
hydrogen
Mg(s) + 2H +(aq) Mg2+(aq) + H2 (g)

ü  Warna Nyala Logam Alkali Tanah
Secara spesifik, jika logam alkali tanah dikenai api, maka warna nyala yang terjadi adalah sebagai berikut:
Nama Unsur Logam Alkali
Warna Nyala Api
Berilium
Putih
Magnesium
Putih cemerlang
Kalsium
Merah bata
Stronsium
Merah Crimson
Barium
Hijau Apel
Radium
Merah Crimson














Kelarutan logam alkali tanah
Salah satu yang membedakan antara logam alakkali dengan alkali tanah adalah kelarutannya. Pada umumnya senyawa alkali mudah larut dalam air, sedangkan senyawa alkali tanah sukar larut di dalam air. Jika kelarutan suatu zat semakin besar berarti semakin banyak zat tersebut yang larut dan kemungkinan terionisasi semakin besar. Semakin banyak ion OH- yang dihasilkan, berarti sifat basa semakin kuat. Di dialam air, senyawa basa Mg(OH)2 bersifat sukar  larut, Ca(OH)2 sedikit larut, Sr(OH)2 dan Ba(OH02 mudah larut. Sifat kelarutan garam sulfat MgSO4 bersifat mudah larut, sedangkan CaSO4 sedikit larut,  dab BaSO4 sukar larut. Garam – garam lainnya dari logam alkali tanah memiliki kelarutan dalam air yang bervariasi.Elektron unsur alkali tanah dapat Eksitasi dengan  atau pembakaran senyawa pada nyala api. Sebaiknya senyawa yang digunakan adalah garam klorida. Dengan pertimbangan garam klorida mudah menguap.

Kelimpahan di alam logam alkali tanah
Di alam logam alkali tanah terdapat dalam bentuk senyawa. Magnesium dan kalsium terdapat dalam batuan silikat dan aluminosilikat sebagai kationiknya. Oleh karena kation dalam silikat silikat itu larut dalam air dan terbawa oleh air hujan ke laut maka ion Ca2+  dan Mg2+ banyak ditemukan di laut, terutama pada kulit kerang CaCo3. Kulit karang dan hewan lainnya yang mati berakumulasi membentuk deposit  batu kapur. Magnesium dalam air laut bereaksi dengan sedimen kalsium karbonat menjadi dolmit, CaCo.MgCO3. mineral utama berilium adalah beril Be3Al2(SiO3)6, mutiara dari jenis aquarium dan emerland. Stronsium terdapat dalam celesit, SrSO4, dan stronsianat, SrCo3. Barium ditemukan dalam barit , BaSO4, dan waterit, BaCo3. Radium terdapat pada bijih uranium, sebagai unsur radioaktif.


Pembuatan logam alkali tanah
Ekstraksi adalah pemisahan suatu unsur dari suatu senyawa. Logam alkali tanah dapat di ekstraksi dari senyawanya. Untuk mengekstraksi bisa dengan dua cara metode reduksi dan metode elektrolisis.
·         Ekstraksi berilium
Metode reduksi
Untuk mendapatkan berilium, bsa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkan BeF2 kita harus memanaskan beril [ Be3Al2(SiO6)3]  dengan Na2SiF6 hingga 700 C. karena beril adalah sumber utama berilium.

Metode Elektrolisis
Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl.  Karena BeCl2 tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik, sehingga ditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalah :
Katoda : Be2+ + 2e- a Be
Anoda : 2Cl- aCl2 + 2e-

·         Ekstaksi Magnesium
Metode reduksi
Untuk mendapatkan magnessium kita mereduksinya dari dolmit [MgCa(CO3)2] karena dolmit merupakan sumber yang dapat menghasilkan magnesium. Dolmit dipanaskan sehingga tebentuk MgO.CaO. Lalu MgO.CaO dipanaskan dengan FeSi sehingga menghasilkan Mg. 2 [MgO.CaO] + FeSi 2Mg + Ca2SiO4 + Fe


Metode Elektrolisis
Selain dengan ekstraksi dolmit. Magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air laut dengan CaO. Reaksi yang terjadi ;
CaO + H2O Ca2+ + 2OH-
Mg2+ + 2OH- Mg9OH)2
Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl untuk membentuk  MgCl2
Mg(OH)2 + 2HCl MgCl2 + 2H2O
Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium
Katoda : Mg2+ + 2e- Mg
Anoda : 2Cl- Cl2 + 2e

·         Ekstaksi kalsium
Metode reduksi
Logam kalsium ( Ca ) dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2 oleh Na. reduksi CaO oleh Al
6CaO + 2Al3Ca+ Ca3Al2O6
Reduksi CaCl2 oleh Na
CaCl2 + 2NaCa+ 2NaCl



Metode elektrolisis
Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium ( Ca ). Kalsium bisa didapat dengan mereaksikan  CaCO3 dengan HCL agar terbentuk  senyawa CaCl2. Reaksi yang terjadi adalah :
CaCO3 + 2HCl CaCl2 + H2O + CO2
Setelah mendapatkan CaCl2. Dapat dielektrolisis agar mendapatkan kalsium . reaksi yang terjadi adalah
Katoda : Ca2+ +2e Ca
Anoda : 2Cl- Cl2 + 2e

·         Ekstraksi stronsium
Metode elektrolisis
Untuk mendapatkan stronsium. Bisa didapatkan dengan elektrolisis lelehan SrCl2. SrCl2 isa didapatkan dari senyawa selesit [SrSo4]. Karena senyawa selesit merupakan sumber utama stronsium. Reaksi yang terjadi
Katoda ; Sr2+ + 2e- Sr
Anoda : 2Cl- Cl2 + 2e-

·         Ekstraksi Barium
Metode reduksi
Barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. reaksi yang terjadi
6BaO + 2Al 3Ba + Ba3AlO6

Metode elektrolisis
Barit ( BaSo4 ) adalah sumber utama untuk memperoleh barium. Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elekktrolisis lelehan BaCl2
Reaksi yang terjadi

Katoda : Be2+ + 2e Ba
Anoda : 2Cl- Cl2 + 2e-

Kegunaan Logam alkali tanah
Sebagaimana logam alkali tanah bersifat reaktif sehingga tidak ditemukan dalam keadaan bebas dialam.
Magnesium
1.      Magnesia (MgO)
Digunakan sebagai batu tahan api dan isolator untuk pipa – pipa uap.
2.      Susu magnesia [Mg(OH)2)]
Untuk obat asalm lambung dan bahan untuk membuat pasta gigi
3.      Garam inggris
(MgSO4.7H2O) digunakan sebagai urus urus ( pencahar )
4.      Magnesium untuk membuat campuran logam yang ringan. Contohnya digunakan dalam alat – alat rumah tangga
5.      Senyawa magnesium sulfat digunakan untuk pupuk, obat – obatan, dan lampu blitz.
6.      Unsur magnesium berperan dalam penyusunan klorofil pada tumbuhan

Kalsium
1.      Kalsium karbona
(CaCO3) digunakan dalam industri besi dan baja, industri gelas, dan pembuatan semen, bahan obat (antasid) dan pengisi dan pelapis kertas.
2.      Kalsium klorida
Sebagai zat pengering dan pelebur es di jalan raya.
3.      Kalsium sulfat
(CaSO4.2H2O) dikenal sebagai gips dan digunakan untuk pembalut tulang yang patah dan membuat pupuk amonium fosfat.
4.      Kalsium juga banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi.
5.      Digunakan dalam elektrode dalam aki yaitu sedikit kalsium dengan timbal yang digunakan sebaga elektrode.
6.       
Barium
1.      Barium hidroksida
(Ba(OH)2) untuk menguji adanya gas Co2
2.      Brium sulfat ( BaSO4)
Uuntuk bahan cat warna putih, bahan pengisi karet sehingga lebih kuat dan bahan penngisi kertas agar tinta tidak merembes. Sebaga pewarna pada pelastik karena memiliki kerapatan yang tinggi
3.      Ba(NO3)2
Digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api



Beriliyum
1.      Logam berilium digunakan pada tabung sinar X, komponen reaktor atom, dan pembuatan salah satu komponen televisi.
2.      Paduan Be dan Cu menghasilkan logam sekeras baja, maka digunakan untur pegas/ per dan sambungan listrik
3.      Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat dengan massa lebih ringan. Biasanya digunakan pada kemudi pesawat jet.
Stronsium
1.      Sebagai senywa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer
2.      Senyawa Sr(NO3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api.
Radium
Merupakan golongan II A yang jumlahnya paling sedikit sebab bersifat radio aktiv sehingga mudah berubah menjadi unsur lain. Radium terdapat sebagai campuaran dalam bijih uranium.


Dampak logam alkali tanah
Berilium
Campran berilium pernah pada satu ketika digunakan dalam lampu floresen, tetapi penggunaan tersebut tidak dilanjutkan lagi karena pekerja yang terpapar banyak beriliosis
Magnesium
Penggunaan MG(OH)2 scara berlebihan akan membuat tubuh tidak setabil. Magnesium ini tahan akan asam dan basa contohnya aliase sebagai bahan pembuatan pesawat.
Kalsium
            Sebagai zat penurun dalam pengekstrakan logam – logam, misal uranium. Kita semua tahu jika penggunaan melebihi yang dianjurkan akan melahirkan suatu masalah. Kalsium bisa menyebabkan lesu, banyak keringat, gelisah, kurang nafsu makan, sembelit, dll.
Stronsium
Penggunaan stronsium sebagai bahan kembang api sangat bagus. Namun jika penggunaan stronsium di udara terlalu banyak akan mengakibatkan polusi udara. Stronsium juga merupakan radioaktif menyebabkan gangguan berbgai tulang dan penyakit, termasuk kanker tulang
Barium
Senyawa barium yang larut dalam air atau asam sangat berbahaya. Dan merupakan radioaktif



BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Logam alkali tanah merupakan radioaktif, yang memiliki sifat fisis dan sifat kimia. Logam ini mudah bereaksi dengan air ataupun udara sehingga logam ini harus diisolasi. Kelimpahan dialampun sangat banyak teruatama dikerak bumi. Alkali tanah dapat digunakan dalam kehidupan sehari – hari baik dibidang medis, mekanik, dan lainnya. Logam ini memiliki banyak manfaat seperti dapat mengobati pnyakit kanker tapi disamping itu alkali tanah juga dapat menyebabkan penyakit dan dampak lainnya, sehingga penggunaannya harus sesuai dengan dosis yang telah ada.

 DAFTAR PUSTAKA
   Internet. 2014. Perpustakaan Cyber. Ciamis

2.      Internet, 2014. ciamis 

0 Comments