REPOST HARI LINGKUNGAN HIDUP


Hari Lingkungan Hidup, Bagaimana ?
Oleh : Taufik Muhamad  Riyadi
Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditetapkan oleh  Majelis Umum Perserikatan Bangsa – Bangsa pada 5 Juni 1972 di Stockholm, yang menandai pembukaan Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia. 
Hari bersejarah tersebut diperingati diseluruh dunia setiap tanggal 5 Juni, termasuk di Indonesia.  Lantas apa itu lingkungan hidup ? bagaimana peringatan lingkungan hidup di Indonesia ? lalu, apa peranan mahasiswa terhadap lingkungan  hidupnya ?
Melalui peringatan hari lingkungan hidup sedunia. Dewan Eksekutif Mahasiswa Univeristas Siliwangi mengusung tema besar.  Tema yang diusung adalah satu langkah menjaga lingkungan 1000 manfaat untuk peradaban.
Menurut Undang-Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang  mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. 
Indonesia memiliki peranan penting dalam menjaga lingkungan, sebab Indonesia memiliki hutan tropis terluas dan terbesar di dunia setelah Brasil, yang memberikan kontribusi terhadap kualitas hidup umat manusia. Sebagai aktor terpenting dalam menjaga kualitas lingkungan, Indonesia sering mengalami kecolongan terutama saat musim kemarau tiba. Dimana pada bulan desember 2015 hutan-hutan di Indonesia terbakar dan mengakibatkan kabut asap yang sangat pekat  menyelimuti sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, dan bahkan ke Singapura.
Untuk menghindari kesalahan yang sama, Himpunan Mahasiswa Geografi Universitas Siliwangi memberikan Edukasi terhadap masyarakat melalui peringatan hari lingkungan hidup sedunia pada tanggal 29 Mei 2016 dalam acara Car Free Day Tasikmalaya. Mereka menyampaikan betapa pentingnya kita untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan terutama menjaga hewan-hewan langka dari kepunahan serta dari tindak pemburuan liar. Tidak hanya retorika, mahasiswa Universitas Siliwangi dalam rangka mengurangi dampak sampah bagi bumi mendirikan komunitas bank sampah, yang kemudian sampah-sampah yang diperoleh dari lingkungan kampus dikumpulkan dan diolah. Kepedulian ini merupakan tekad kuat mendukung visi Indonesia bebas sampah pada tahun 2020.
Oleh karena itu, langkah-langkah kecil kita dalam menjaga lingkungan merupakan tanda kepedulian akan kelestarian lingkungan. Karena pada esensinya manusia menjunjung tinggi nilai – nilai estetika, sebuah nilai yang akan menjaga suatu peradaban tetap ada di muka bumi.

Terimakasih


0 Comments